Teken MoA, Undhar dan Unri Sepakat Tingkatkan Mutu
  • Super Admin
  • 13. 04. 2019
  • 0
  • 195

Universitas Dharmawangsa (Undhar) dan Universitas Riau (Unri) sepakat meningkatkan mutu pendidikan pada kedua belah pihak.

Kesepakatan itu tertuang dalam Memorandum of Agreement (MoA) atau nota perjanjian kerjasama ditandatangani di Aula Kampus Undhar Jalan Yos Sudarso Medan, Kamis (11/4/2019) sore.Penandatangan dilakukan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Undhar Teuku Syahril Daoed SE MM dan Kepala Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Unri Prof Dr Zulkarnain MM.

Hadir dan menyaksikan penandatangan MoA itu Rektor Undhar Dr H Kusbianto SH MHum, Warek I Undhar H Jhon Simon S
Sos MSi, dan Sekretaris Yayasan Dra Hj Farida Hanum Nasution MAP, dan jajaran pimpinan di lingkungan kampus itu.

“Kerjasama itu dilakukan dalam bidang peningkatan mutu, seperti Pendidikan Pekerti AA untuk calon dosen supaya bisa menjadi dosen profesional,” kata Rektor Undhar Dr H Kusbianto SH MHum, Jumat (12/04/2019).

Dijelaskannya, Pendidikan Pekerti merupakan salah satu persyaratan untuk menjadi peserta serdos (sertifikasi dosen).

Selain itu, MoA itu juga meliputi bidang SDM, kuliah antar dua universitas, pertukaran dosen, dan kerjasama terkait dengan tupoksi lembaga penjaminan mutu.

Kusbianto mengakui Undhar ingin belajar atau mencari pengetahuan universitas melalui kerjasama dengan perguruan tinggi negeri, seperti Universitas Riau.

“Mereka punya sarana yang lengkap dan fasilitas mendukung guna peningkatan mutu, baik itu untuk dosen dan mahasiswa,” kata Kusbianto.

Disebutkannya, Undhar selalu membenahi diri dari waktu ke waktu, melakukan inovasi dan terobosan baru untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan. Hal itu dilakukan dengan melengkapi sarana prasarana dan menambah ruang kuliah.

Yayasan Pendidikan Dharmawangsa saat ini telah memiliki kampus II dan menambah ruang kuliah dan perkantoran, tepatnya di depan kampus Utama/kampus I.

Penandatangan MoA dirangkai dengan kuliah umum disampaikan Prof Dr Zulkarnain MM, guru besar
marketing di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unri.

Menurut Kusbianto, kuliah umum itu merupaman salah satu penilaian bagi Undhar yang menjadi salah satu komponen penilaian untuk evaluasi diri yang dilakukan pihak eksternal oleh BAN PT untuk akreditasi.

Kuliah umum bertema “Peluang Kewirausahaan dalam Pasar Global Revolusi 4.0”, menurut Kusbianto perlu diberikan kepada mahasiswa sebagai bekal pengetahuan.

Apalagi, kewirausahaan merupakan mata kuliah yang diwajibkan sesuai dengan kurikulum berbasis Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti).

“Mata kuliah kewirausahaan diwajibkan bagi mahasiswa terkait visi Undhar akan menjadi universitas yang unggul di bidang enterpreneur di tingkat nasional pada tahun 2023,” ungkapnya.

Prof Dr Zulkarnain MM dalam materi kuliah umumnya menyebutkan, peluang kewirausahaan sangat strategis.

“Berwirausaha yang merupakan pekerjaan mulia karena merupakan penggerak roda ekonomi di tanah air,” kata Prof Zulkarnain.

Menurutnya, pada era revolusi industri 4.0, perguruan tinggi dituntut untuk mampu mempersiapkan generasi yang cerdas informasi dan teknologi, dan mengharuskan mahasiswa berjiwa enterpreneurship.

Sebelumnya, Koordinator Penyelenggara Kuliah Umum dan MoA, M Amri Nasution SE MSi mengungkapkan, Undhar sebagai tuan rumah dari kegiatan tersebut.

“Ini perjanjian kerjasama yang kedua kali Unri dengan Undhar. Penandatangan MoA ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya,” ujarnya. (rm)

Lainnya :